Tuesday, 28 January 2025

Mengenal Akun Youtube yang tidak akan di Monetisasi

 Mengenal Akun Youtube yang tidak akan di Monetisasi

Ketika Anda menggunakan musik yang dihasilkan oleh beberapa fitur Dream Track dalam video berdurasi panjang, video Anda tidak akan dimonetisasi melalui iklan atau pembagian pendapatan dari langganan (YouTube Premium).

12 Agustus 2024: Karena perkembangan yang sedang berlangsung di Rusia, kami akan menonaktifkan semua akun AdSense dan AdSense untuk YouTube yang berbasis di Rusia. Hal ini berarti kreator tidak dapat memonetisasi saluran YouTube apa pun yang terhubung dengan akun AdSense untuk YouTube yang berbasis di Rusia.

10 Maret 2022: Mengingat penangguhan sistem iklan Google baru-baru ini di Rusia, kami akan menghentikan sementara pembuatan akun baru AdSense, AdSense untuk YouTube, AdMob, dan Google Ad Manager di Rusia. Selain itu, kami akan menghentikan penayangan iklan di properti dan jaringan Google secara global untuk pengiklan yang berbasis di Rusia. Akibatnya, kreator di Rusia tidak akan dapat menyelesaikan pendaftaran baru di Program Mitra YouTube (YPP) saat ini.

3 Maret 2022: Karena perang yang sedang berlangsung di Ukraina, kami akan menghentikan sementara iklan Google dan YouTube untuk pengguna yang berada di Rusia. Kami juga menghentikan akses ke semua fitur monetisasi (seperti Keanggotaan Channel, Super Chat, Super Stickers, dan Merch) untuk penonton di Rusia. [Pelajari lebih lanjut.]

25 Februari 2022: Mengingat perang di Ukraina, kami menghentikan monetisasi saluran media yang didanai negara Federasi Rusia di YouTube.

Kami akan terus memantau situasi dengan aktif dan melakukan penyesuaian jika diperlukan.

Catatan kaki:

  • Dream Track: Fitur ini merujuk pada layanan musik otomatis untuk kreator konten.
  • AdSense: Platform periklanan milik Google yang digunakan untuk memonetisasi konten.
  • Program Mitra YouTube (YPP): Program monetisasi bagi kreator di YouTube.
  • Keanggotaan Channel, Super Chat, Super Stickers, dan Merch: Berbagai fitur monetisasi tambahan di YouTube.

Contoh layanan musik otomatis yang sering digunakan oleh kreator konten adalah:

  1. Epidemic Sound
    Layanan ini menyediakan musik bebas royalti untuk kreator konten, di mana kreator dapat memilih trek musik yang sesuai berdasarkan suasana, genre, atau tempo. Musik di Epidemic Sound langsung siap digunakan tanpa perlu mengurus lisensi tambahan.

  2. Artlist
    Platform ini menawarkan katalog musik dan efek suara yang bebas royalti. Kreator bisa mengunduh dan menggunakan musik untuk video YouTube, media sosial, atau proyek komersial lainnya.

  3. AudioJungle
    Bagian dari Envato Market, AudioJungle menyediakan trek musik yang dapat dibeli secara individual, dengan berbagai pilihan genre dan suasana.

  4. YouTube Audio Library
    Layanan bawaan dari YouTube yang memungkinkan kreator mengunduh musik dan efek suara gratis untuk digunakan dalam video mereka. Semua musik di sini bebas royalti.

  5. Soundstripe
    Layanan ini memungkinkan kreator untuk berlangganan dan mendapatkan akses ke musik bebas royalti, yang ideal untuk video YouTube, iklan, dan proyek lainnya.

  6. AI-Generated Music Services (misalnya, Aiva, Amper Music)
    Layanan seperti Aiva atau Amper Music memungkinkan pengguna untuk membuat musik secara otomatis dengan kecerdasan buatan. Pengguna dapat menentukan preferensi seperti mood, genre, atau durasi, dan musik akan dibuat secara otomatis sesuai kebutuhan.

  7. Beatoven.ai
    Platform AI yang menghasilkan musik unik sesuai suasana hati atau kebutuhan video. Beatoven sering digunakan oleh kreator untuk mendapatkan trek musik orisinal tanpa masalah hak cipta.

Layanan-layanan ini sangat membantu kreator yang membutuhkan musik berkualitas tanpa harus berurusan dengan pelanggaran hak cipta atau lisensi yang rumit.

No comments:

Post a Comment

Total Tayangan Halaman